Teknologi Natural Language Processing Dalam Artificial Intelligence

Pernahkah kalian mendengar instilah Natural Language Processing yang merupakan salah satu cabang ilmu dari Artificial Intelligence?

Natural Language Processing atau biasa disingkat dengan NLP adalah suatu ilmu yang berfokus pada pengelolaan bahasa natural, bahasa natural sendiri merupakan bahasa yang secara umum digunakan oleh manusia dalam berkomunikasi satu sama lain. Sebuah komputer menerima sebuah bahasa yang bahasa tersebut perlu untuk diproses dan dipahami agar maksud yang ingin disampaikan dari user dapat dipahami dengan baik oleh komputer.

Dengan adanya Big Data, algoritma yang disempurnakan, dan komputasi yang canggih saat ini membuat teknologi Natural Language Processing menjadi lebih berkembang dengan pesat, ditambah lagi dengan meningkatnya aktivitas komunikasi yang dilakukan antar manusia dengan mesin. Dimana teknologi Natural Language Processing berperan penting dalam hal tersebut.

Sebagai contoh sederhanya, saat ini dengan teknologi Natural Language Processing kita dapat berkomunikasi dengan bantuan suara keluaran Google, yaitu Google Assistant, seperti, “OK, Google what’s the weather” dan Google Assistant ini akan mengerti apa yang kita ucapkan, dan melakukan pekerjaan sesuai dengan yang kita tanya atau perintahkan.

Selanjutnya, kita akan membahas tentang bagaimana cara kerja dari teknologi Natural Language Processing ini.

Pemrosesan bahasa alamiah meliputi berbagai teknik bahasa untuk menafsirkan bahasa manusia, mulai dari pembelajaran mesin dan metode statistik hingga pendekatan-pendekatan berbasis aturan dan algoritmik.

Teknologi Natural Language Processing memiliki tugas-tugas dasar yang meliputi part-of-speech tagging, lemmatization atau stemming, tokenisasi dan parsing, identifikasi hubungan semantik, hingga deteksi bahasa.

Tugas dari teknologi Natural Language Processing ini secara umum adalah memecah bahasa menjadi potongan-potongan unsur yang lebih pendek, mencoba memahami hubungan di antara potongan tersebut, dan menjelajahi bagaimana potongan itu bekerja bersama untuk menciptakan suatu makna.

Beberapa tugas yang mendasari berikut ini sering digunakan dalam kemampuan teknologi Natural Language Processing tingkat tinggi, seperti:

1. Perangkuman dokumen

Secara otomatis menghasilkan sinopsis kumpulan besar teks.

2. Penerjemahan mesin

Penerjemahan otomatis teks atau ujaran dari satu bahasa ke bahasa lainnya.

3. Kategorisasi konten

Ringkasan dokumen berbasis linguistik, termasuk pencarian dan penyusunan indeks, pemberitahuan konten dan deteksi duplikasi.

4. Penemuan dan pemodelan topik

Tangkap makna dan tema secara akurat dalam kumpulan teks, dan terapkan analitik tingkat lanjut ke teks, seperti pengoptimalan dan perkiraan.

5. Konversi ujaran-ke-teks dan teks-ke-ujaran

Mentransformasikan perintah suara ke dalam teks tertulis, dan sebaliknya.

6. Ekstraksi kontekstual

Secara otomatis menarik informasi terstruktur dari sumber berbasis teks.

7. Analisis sentimen

Mengidentifikasi suasana hati atau opini subjektif dalam jumlah besar teks, termasuk sentimen rata-rata dan penambangan opini.

Beberapa contoh dari penerapan teknologi Natural Language Processing tingkat tinggi yang biasa kita temui sehari-hari diantaranya adalah, asisten suara virtual, seperti Siri, Google Assistant, dan Alexa

 

 

 

Leave a Comment